Emak Si Sang Pemimpi

TGS, Catalina, Tuesd,27-sept 2011

Dalam kehidupan nyata saya selalu mempunyai mimpi. Tapi mimpi yang paling saya inginkan adalah jalan-jalan keliling dunia. Saya sangat suka traveling, melihat dunia baru, kebudayaan baru dan hal-hal yang baru yang saya temui. Bukan saja di kehidupan nyata, ketika tidur pun saya bermimpi. Ketika memejamkan mata hanya lima menit, pikiran saya langsung melayang dan muncul di mimpi.

 

Banyak hentakan, keinginan, khayalan dan ambisi di alam bawah sadar sehingga tertuang di mimpi (begitu dari buku yang saya baca). Tapi bisa jadi ada benarnya. Teman-teman yang mengenal saya mengatakan kalau saya tipe banyak maunya jadi tidak focus dan serius untuk memilih satu bidang. Saya hanya ingin mencoba segalanya, mencoba semuanya sehingga saya mengetahuinya.

 

Tapi balik lagi ke mimpi. Ketika kecil ada satu negara yang ingin saya datangi yakni Yunani. Waktu itu saya melihat Yunani sebagai salah satu negara tertua dan banyak memiliki nilai sejarah. Dengan kota dan bangunan yang romantis tentu asik bersama pasangan ke sana (ini pikiran ketika saya ABG). Ketika sudah menjadi emak-emak begini, Yunani tetap menjadi pilihan pertama jika saya diberi hadiah jalan-jalan ke luar negri. (dan itu lagi-lagi bermimpi ada orang yang baik hati memberikan jalan-jalan gratis).

 

Bagi saya Yunani sebagai kota yang memiliki nilai peradaban manusia. Saya sangat suka pergi ke negara-negara mediterania yang unik, kuno dan antic. Saya juga ingin pergi ke Eropa, Amerika, Australia, New Zealand yang katanya negara yang sangat indah (lokasi syuting film The Lord of The Ring)  dan masih banyak negara yang ingin saya kunjungi. Tapi sayang, keterbatasan dana, waktu jadilah saya si sang pemimpi.

 

Ketika malam sudah datang, mata sudah terpejam, alam bawah sadar saya berkelana ke negara-negara yang ingin saya kunjungi tapi sayang belum sampai ke Yunani. Seingat saya, saya sudah mendatangi Inggris,Cina, Jeddah, Perancis dan beberapa kotaa tua yang tidak saya kenali. Saya ketemu banyak orang hebat di dalam mimpi saya. Saya melakukan perjalanan yang memukau di dalam mimpi saya. Saya pernah mendatangi gunung yang siap meledak, saya pernah melihat sebuah tempat yang sunyi dan gelap. Kenapa ya mimpi tidaki berwarna? Selalu didominasi warna kelam, gelap, sunyi.

 

Karena ingin mewujudkan mimpi di dunia nyata saya pun melamar pekerjaa  menjadi seorang jurnalis. Tapi ternyata saya salah memilih media yang tidak mensuport jurnalisnya untuk liputan ke luar negri. Alhasil untuk mewujudkan hentakan dan dorongan dari dalam diri saya sendiri untuk melihat negara lain dengan kebudayaan berbeda saya pun nekat ke negara yang dekat dulu yakni Singapura dan Malaysia.

 

Dari kedua negara ini saja saya sudah takjub dengan system yang mereka tawarkan dan pelayanan yang diberikan bagi rakyatnya. Hentakan itu semakin kuat, dan Alhamdulillah saya diberikan kemudahan untuk melakukan perjalanan umrah ke Madinah dan Mekkah. Saya sangat senang dan bersykur bisa menginjakan kaki di bumi para nabi. Saya yang sangat menyukai hal-hal yang berbau sejarah mulai berambisi ingin pergi ke negara lain yang terdapat nilai sejarah dalam Islam, seperti Mesir, Palestina, Irak, Persia,dll. Tapi lagi-lagi itu hanya  rencana dan mimpi.

 

Saya jadi merasa hidup saya berwarna ketika saya memejamkan mata karena saya bisa mendatangi negara lain dengan sekejab tanpa harus membeli tiket pesawat dulu, mengumpilkan uang, mencari hotel atau teman perjalanan. Dengan hanya memejamkan mata saya bisa ke sana. Di dalam mimpi saya juga bisa merasakan hal –hal yang menyenangkan. That’s the power of dream.

 

Saya hanya seorang emak-emak yang suka bermimpi. Toh mimpi bisa menjadikan kita lebih hidup dan optimis. Don’t u think??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s